KOTA BEKASI, dailyindonesia.co — Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat senantiasa aman, terkendali, dan kondusif, jajaran Kepolisian Sektor Bekasi Barat terus meningkatkan intensitas pengamanan. Kegiatan Patroli Bergerak serta Razia Stasioner dilaksanakan dengan metode selektif dan berfokus pada titik rawan, sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kejahatan jalanan, tawuran remaja, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Operasi pengamanan digelar pada dini hari Selasa, 2 Juni 2026, diawali dengan apel pengarahan di halaman Mapolsek Bekasi Barat tepat pukul 00.15 WIB. Sebanyak 15 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali, AKP Murjaka.
Usai menerima arahan, tim segera menyebar ke lokasi yang menjadi sasaran. Pos pemeriksaan tetap dipasang di titik-titik strategis, sementara tim patroli keliling bergerak menyisir kawasan rawan dengan pendekatan dialogis. Petugas melakukan pemantauan situasi secara ketat, pemeriksaan selektif terhadap pengguna jalan yang dinilai mencurigakan, serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga yang masih beraktivitas, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan turut menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan rutin ini merupakan bagian utama dari strategi kepolisian dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan sebelum terjadi. Kehadiran aparat secara langsung diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
“Kami akan terus meningkatkan frekuensi patroli dan pengawasan secara berkelanjutan. Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk perlindungan maksimal, agar warga dapat beraktivitas di siang hari maupun beristirahat di malam hari dengan perasaan aman dan tenang. Kami tidak akan memberi celah bagi pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayah hukum kami,” tegasnya.
Kegiatan pengamanan berlangsung terus-menerus hingga pukul 04.00 WIB pagi, dan berakhir dalam keadaan aman serta tertib. Sepanjang pelaksanaan, tidak ditemukan kejadian menonjol atau gangguan yang berpotensi meresahkan, sehingga seluruh wilayah terpantau tetap kondusif.












