CIKARANG PUSAT,DAILYINDONESIA.CO– Menjawab panggilan perubahan dan kemajuan, Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk bersinergi dan terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Ajakan bermakna strategis ini disampaikan dalam forum dialog terbuka bersama Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung dinamis ini diawali dengan penyerapan aspirasi di kawasan Patung Golok, yang berlangsung aman dan kondusif didampingi unsur Forkopimda, TNI, dan Polri. Proses komunikasi kemudian dilanjutkan di ruang formal dengan menghadirkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menandakan keseriusan pemerintah dalam mendengarkan dan merespons suara rakyat, khususnya kaum intelektual muda.
Dalam sesi konferensi pers, Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa kritik dan masukan dari mahasiswa adalah aset berharga yang diperlukan untuk penyempurnaan tata kelola pemerintahan.
“Masukan yang disampaikan adalah hal yang sangat wajar dan konstruktif. Sebagai generasi penerus, mahasiswa tentu memiliki harapan besar agar Kabupaten Bekasi semakin bermartabat. Kita mungkin bukan bekerja layaknya seorang ‘Superman’ yang sendirian, namun dengan kebersamaan ini, kita akan membentuk sebuah ‘Super Team’ yang solid dan tangguh,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
RESPONS CEPAT, TINDAK LANJUT NYATA
Kehadiran para kepala dinas dan badan dalam forum tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bukti komitmen untuk memberikan solusi yang cepat dan tepat.
“Kami menghadirkan OPD terkait agar setiap aspirasi tidak berhenti menjadi wacana, melainkan dapat langsung didengarkan dan dicarikan solusinya oleh pihak yang berwenang. Ini kami lakukan agar respons pemerintah menjadi lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung,” jelasnya.
Lebih jauh, Asep menuturkan bahwa seluruh poin tuntutan yang disampaikan akan dijadikan bahan evaluasi strategis untuk perbaikan ke depan.
“Segala kekurangan akan kami lengkapi. Kami sangat mengharapkan sumbangsih pemikiran dari kalangan akademisi dan mahasiswa, demi mewujudkan visi besar Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” tambahnya.
LEGISLATIF SIAP MENGAWAL, MAHASISWA MINTAL KOMITMEN KERJA
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal seluruh aspirasi tersebut, khususnya dalam aspek regulasi dan pengawasan kebijakan.
“Beberapa poin penting sudah menjadi perhatian serius kami. Momentum pembahasan LKPJ akan kami manfaatkan untuk memperkuat fungsi kontrol. Terkait isu ketenagakerjaan, kami akan mendorong lahirnya regulasi yang lebih berpihak dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat lokal,” tegasnya.
Dari sisi mahasiswa, Ketua HMI Cabang Bekasi, Adil LM, menyampaikan apresiasi atas ruang dialog yang terbuka dan inklusif ini.
“Kami menyambut baik fasilitasi yang diberikan pemerintah. Harapan kami, seluruh jajaran OPD bersama Bapak Plt Bupati dapat menindaklanjuti seluruh tuntutan ini dengan komitmen penuh. Kami juga mendorong adanya pertemuan teknis lanjutan agar pembahasan dapat berjalan lebih fokus, mendalam, dan solutif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Cabang PMII Kabupaten Bekasi, M. Faisal Haq, menekankan agar visi pembangunan tidak hanya berhenti sebagai slogan semata.
“Visi Bangkit, Maju, Sejahtera harus diwujudkan dalam karya nyata. Oleh karena itu, kami sepakat akan menjaga keberlanjutan komunikasi melalui pertemuan rutin setiap bulan, sebagai bentuk pengawalan bersama demi kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.
CATATAN:
Aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari PMII, HMI, GMNI, GMKI, Hima Persis, IMM, dan LMND, dalam kesempatan ini menyampaikan sembilan poin tuntutan strategis yang mencakup isu pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, pengelolaan BUMD, pencegahan korupsi, mitigasi bencana, hingga penguatan fungsi legislatif.













