Koreksi Narasi Viral: Rehab Pasar Baru Cikarang Hasil Kolaborasi, Bukan Semata Program Pemprov Jabar

CIKARANG UTARA,dailyindonesia.co – Ketua Pelaksana Pekerjaan Rehabilitasi Pasar Baru Cikarang, Budiarta, meluruskan kesalahpahaman yang berkembang di ruang publik terkait sumber inisiatif dan pendanaan penataan kawasan pasar tersebut. Banyak konten di media sosial seperti TikTok dan YouTube yang menyebut pembangunan ini sepenuhnya merupakan program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM, padahal fakta di lapangan menunjukkan keterlibatan penuh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam keterangannya Sabtu (1/8/2026), Budiarta menegaskan bahwa perencanaan awal, penataan dan relokasi pedagang, serta eksekusi tahap awal merupakan inisiatif dan tanggung jawab Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja beserta jajaran Pemkab Bekasi. Pengerjaan fisik seperti perbaikan trotoar, pengecatan, pengaspalan, hingga pembuatan kanopi didukung melalui sinergi anggaran daerah serta bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) seperti dari Bank BJB yang dikoordinasikan lintas instansi pemerintahan.

“Sangat disayangkan penyampaian di sejumlah media sosial tidak utuh dan tidak menyajikan fakta lengkap. Hal ini memicu anggapan keliru di kalangan netizen seolah-olah Plt. Bupati tidak berkontribusi dalam pekerjaan ini,” ujar Budiarta didampingi unsur TP4 dan Aspek terkait.

Budiarta mengakui terdapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui KDM yang difokuskan pada perbaikan trotoar, pemagaran, drainase, dan pengerjaan lapisan aspal (hotmix). Namun ia menegaskan, gagasan utama penataan hingga relokasi pedagang yang berjualan sembarangan di sekitar kawasan berawal dari langkah nyata Plt. Bupati Bekasi yang juga kerap melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Sementara itu, Ketua Wadah Pedagang Kaki Lima Pasar Cikarang, Ir. H. Febry Subhan Somantri, menyampaikan apresiasi sekaligus klarifikasi dari sisi pelaku usaha. Menurutnya, keberhasilan memindahkan pedagang dari bahu jalan kawasan lampu merah SGC ke lokasi Pasar Baru Cikarang adalah langkah yang berhasil direalisasikan di masa kepemimpinan Plt. Bupati dr. Asep Surya Atmaja, setelah upaya serupa belum terwujud pada masa kepemimpinan sebelumnya.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi keberanian Plt. Bupati mengambil keputusan ini agar kami tidak lagi berjualan di bahu jalan. Ini menjadi prestasi bagi kami. Adanya dukungan lanjutan dari Pemprov Jabar adalah respon positif atas apa yang sudah dimulai Pemkab Bekasi,” jelas H. Febry.

Ia menambahkan, pasca relokasi kini berjalan program pemeliharaan dan penataan lanjutan yang merupakan wujud kerja sama antar kedua pemerintah daerah. Perubahan tampilan Pasar Baru Cikarang saat ini mulai terlihat signifikan dan diharapkan dapat kembali menjadi pusat perdagangan yang layak, tertib, serta menarik bagi pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *