BEKASI, dailyindonesia.co — Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman SD Negeri 02 Gandasari, Rabu (10/6/2026). Sekolah tersebut menggelar acara perpisahan sekaligus pelepasan siswa-siswi kelas 6 tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru, staf tata usaha, orang tua/wali murid, serta para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Sekolah SD Negeri 02 Gandasari, Hj. Atinah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan mendalam kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa enam tahun menempuh pendidikan di sekolah ini menjadi bekal penting yang harus terus dikembangkan.
“Anak-anakku sekalian, hari ini kalian resmi meninggalkan sekolah tercinta ini. Bawalah ilmu dan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan selalu menghormati orang tua serta guru di mana pun kalian berada. Kami akan selalu mendoakan kesuksesan dan kebaikan untuk kalian semua,” ujar Hj. Atinah.

Perwakilan wali kelas 6, Ibu Entik, turut menyampaikan kesan dan pesan selama mendampingi para siswa. Ia mengenang berbagai peristiwa dan perkembangan yang dialami siswa selama belajar, serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam memberikan bimbingan.
“Selama mendampingi kalian, banyak cerita dan kenangan yang terukir. Kami telah berusaha memberikan yang terbaik, namun kami sadar tidak luput dari kekhilafan. Teruslah belajar dengan giat, jangan pernah berhenti bermimpi, dan raihlah cita-cita setinggi langit. Sukses selalu untuk kalian,” tutur Ibu Entik.

Sementara itu, perwakilan orang tua/wali murid, Mama Fatan, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran guru dan pimpinan sekolah. Menurutnya, keberhasilan anak-anak tidak terlepas dari kesabaran dan pengabdian tulus yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan kesabaran Bapak Ibu Guru dalam mendidik anak-anak kami. Ilmu dan bimbingan yang diberikan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin dilakukan anak-anak kami selama menempuh pendidikan di sini,” ungkap Mama Fatan.
Suasana semakin mengharukan saat perwakilan siswa kelas 6, Lia, menyampaikan kesan dan pesan mewakili teman-temannya. Ia mengucapkan terima kasih kepada para guru serta memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat.
“Terima kasih Bapak Ibu Guru yang telah mendidik kami dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Kami mohon maaf jika selama ini ada perkataan maupun perbuatan yang kurang berkenan. Kami akan selalu mengenang sekolah ini dan berusaha menjadi anak yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” ucap Lia disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Acara kemudian dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari siswa, di antaranya tarian tradisional yang dibawakan dengan penuh semangat, paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu perpisahan yang menyentuh hati, serta momen pelepasan balon udara sebagai simbol harapan dan cita-cita yang ingin dicapai. Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Haji Uban.
Sebagai penutup yang istimewa, dilaksanakan tradisi penyiraman oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang hadir secara khusus. Momen ini dimaknai sebagai simbol pelepasan sekaligus harapan agar para lulusan tumbuh menjadi pribadi yang bersih hati, segar semangatnya, dan senantiasa bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Acara perpisahan ini menjadi momen berharga yang menandai berakhirnya satu babak perjalanan pendidikan dan dimulainya lembaran baru bagi para siswa SD Negeri 02 Gandasari.












