KOTA BEKASI, dailyindonesia.co — Guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Bekasi Barat menggelar operasi gabungan berupa Razia Stasioner dan Patroli Mobile. Kegiatan pencegahan ini dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) dini hari, menyasar titik-titik rawan kerawanan di wilayah hukum setempat.
Operasi yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB ini diawali dengan Apel Pengecekan dan Pemberian Arahan (APP) guna memantapkan kesiapan personel. Kegiatan berlangsung selama empat jam hingga pukul 04.00 WIB, dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) IPDA Herman S., dengan mengerahkan sembilan personel pilihan Polsek Bekasi Barat.
Dalam pelaksanaannya, pos pemeriksaan stasioner didirikan di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bintara, sebagai salah satu poros utama lalu lintas yang menjadi fokus pengawasan. Sementara itu, tim patroli keliling bergerak menyisir sejumlah lokasi yang kerap menjadi pusat aktivitas maupun tempat berkumpulnya kelompok remaja, di antaranya Jalan Bintara Raya, Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), kawasan Pertokoan Kota Bintang, hingga area Gerbang Tol Bintarajaya.
Selain melakukan pemeriksaan selektif terhadap kendaraan dan pengendara, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya aksi tawuran, balap liar, hingga tindak kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
Melalui keterangan petugas di lapangan, Kapolsek Bekasi Barat menegaskan bahwa operasi seperti ini akan terus ditingkatkan intensitasnya. Kegiatan ini menjadi strategi utama langkah preventif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Bekasi Barat.












