JAKARTA ON THE SPOT: Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Warga Cikarang Barat, Bahas Keamanan Hingga Masalah Sosial

BEKASI, dailyindonesia.co — Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, bersama Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, melaksanakan kegiatan Jakarta On The Spot di Warung Sop Janda Ibu Darmi, Kampung Rawa Julang, Desa Ganda Mekar, Cikarang Barat, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT, serta 13 perwakilan warga dan pengemudi ojek daring. Berlangsung dalam suasana akrab dan komunikatif, program ini bertujuan menjadi wadah bagi kepolisian untuk mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga.

“Jakarta On The Spot hadir agar kami bisa menyerap secara langsung keluhan, kebutuhan, dan harapan warga. Segala masukan terkait keamanan, patroli wilayah, hingga persoalan sosial dan ketenagakerjaan akan menjadi perhatian serius kami, dan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk dicarikan solusi terbaik,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

Dalam sesi dialog terbuka, warga menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi sehari-hari, antara lain: besaran potongan biaya layanan aplikasi ojek daring yang dinilai memberatkan; minimnya penerangan jalan di titik-titik rawan; potensi tawuran remaja di perbatasan Tambun dan Cibitung; respon pengamanan di kawasan industri MM2100 yang dianggap perlu ditingkatkan; maraknya praktik calo perekrutan tenaga kerja dan pinjaman daring ilegal; kebutuhan pendirian pos keamanan di wilayah yang jauh dari jangkauan kantor polisi; serta perkembangan penanganan kasus dugaan pembunuhan di Kertamukti. Selain itu, warga juga meminta agar antisipasi keamanan Pemilihan Kepala Desa 2026 disiapkan sejak dini.

Menanggapi hal tersebut, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang merugikan, seperti penipuan lowongan kerja, praktik percaloan, hingga penagihan utang yang dilakukan dengan cara mengintimidasi dan melanggar aturan. Ia mengimbau warga untuk segera melapor ke pihak berwajib jika mengalami atau menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan lancar. Masyarakat menyambut baik kehadiran langsung aparat kepolisian dan TNI, serta berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat melalui sinergi yang erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *