Pionir Sport Tourism Pesisir Asia, Bekasi Coastal Gravel 2026 Sukses Padukan Kompetisi dan Edukasi Ekologi

BEKASI,dailyindonesia.co – Bekasi Coastal Gravel 2026 resmi menutup gelaran perdana sebagai event sport tourism pesisir pertama di Asia. Digagas oleh GX-ID (Gravel & Ultra Cycling Indonesia), ajang ini tidak hanya menyajikan tantangan lintasan gravel ekstrem, tetapi juga mengintegrasikan pelestarian lingkungan dan teknologi modern dalam satu kesatuan kompetisi.

Event yang berlangsung pada Minggu (26/7/2026) ini mengusung rute lintas kawasan perkotaan hingga pesisir utara Bekasi. Peserta dihadapkan pada variasi medan yang kompleks, mulai dari aspal, makadam, hingga trek mangrove. Konsep tiga pilar utama—kompetisi, rekreasi, dan edukasi—menjadi fondasi acara yang didukung penuh oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Nadih Arifin, M.Si.

Founder GX-ID, Budi Yakin, menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan ekosistem pesisir yang luar biasa namun sering terabaikan. “Literasi masyarakat mengenai ekologi pesisir masih rendah, padahal hutan mangrove dan garis pantai vital untuk menahan abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Budi.

Melalui sepeda gravel, peserta diajak mengalami langsung kerentanan wilayah pesisir utara Bekasi. Ajang ini menerapkan konsep zero waste cycling, navigasi GPS berbasis live tracking, dan sistem geofencing checkpoint untuk menjamin keamanan serta transparansi perlombaan.

Daftar Juara Kategori Kompetisi 100+ Km

Persaingan sengit terjadi pada kategori elit yang diikuti pesepeda terbaik nasional. Berikut hasil resminya:

– Elite Putra: Berry Perdana Putra (Jakarta). Pebalap ini kembali membuktikan dominasinya setelah sebelumnya meraih juara overall GFNY Belitung 2026.
– Elite Women: Patricia Lisia. Pejabat OJK yang juga dikenal sebagai atlet lari dan ultra cycling.
– Master Mix: Santoso.
– Pair Mix: Chaidir Akbar dan Restu Prasetyo. Chaidir merupakan atlet triathlon dan Ironman yang telah menamatkan berbagai maraton kelas dunia.

Kategori Ultra Non-Kompetisi

Pada kategori yang menekankan ketahanan dan eksplorasi, tercatat nama-nama berikut sebagai peringkat tertinggi:

– 150+ Km Ultra: Praba Aristyawan (pesepeda senior asal Bekasi).
– 80+ Km Gravel Non-Kompetisi: Anang Syarifuddin dan Putra M.

Bekasi Coastal Gravel 2026 diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan olahraga gravel di Tanah Air sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai destinasi wisata olahraga bertaraf internasional yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *