KOTA BEKASI,dailyindonesia.co— Kapolsek Bekasi Barat AKP Daiman Saragih, SH., MH., memimpin penyebarluasan Maklumat Kapolres Metro Bekasi Kota di SMK Bina Mandiri dan SMK Bakti Mandiri, Senin (7/9/2026). Sosialisasi dilakukan secara serentak oleh seluruh jajaran Polsek Bekasi Barat ke sejumlah sekolah menengah kejuruan di wilayah hukumnya, berdasarkan Surat Perintah Kapolres Metro Bekasi Kota.
Fokus utama kegiatan ini adalah melindungi pelajar agar tidak terlibat dalam unjuk rasa yang mengandung unsur bahaya dan kekerasan, serta menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.
“Kami tidak membiarkan generasi muda menjadi sasaran provokasi. Perlindungan pelajar adalah tanggung jawab bersama antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua.” — tegas Kapolsek Daiman Saragih.
Lima Poin Penting Maklumat Kapolres
Dalam penyampaiannya, Kapolsek menegaskan lima butir arahan:
1. Utamakan keselamatan diri dan hak pelajar — pendidikan dan masa depan adalah prioritas utama
2. Tolak keterlibatan pelajar dalam pengumpulan massa untuk tujuan yang tidak jelas
3. Waspadai hasutan, ajakan konvoi, hingga provokasi di media sosial dari pihak yang tidak bertanggung jawab
4. Pastikan pelajar langsung pulang ke rumah dengan aman setelah jam sekolah berakhir
5. Seluruh pihak — aparat, guru, orang tua — wajib bersama-sama melindungi anak-anak
Kapolsek juga mengingatkan pelajar untuk menjauhi tawuran, balap liar, tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, serta kerusuhan. Terkait dunia maya, pelajar diimbau bijak bermedia sosial, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, dan tidak menyebarkan ajakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polsek Bekasi Barat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pelajar di wilayahnya.












