Jajaki Pasar Rusia, Muara Enim Coffee Tunjukkan Transparansi Rantai Pasok Kopi Semende dari Hulu ke Hilir

MUARA ENIM ,dailyindonesia.co– Peluang ekspor Kopi Semende ke pasar internasional semakin terbuka setelah Muara Enim Coffee (MEC) memfasilitasi kunjungan calon pembeli asal Rusia pada Jumat–Sabtu (24–25/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi MEC untuk memperkenalkan kualitas kopi asal Kabupaten Muara Enim secara langsung kepada mitra dagang global.

Rombongan calon pembeli, dipimpin oleh Nick, didampingi tim MEC yang diketuai Robi Anugrah Putra serta perwakilan Badan Semi Otonom (Basnom) HIPMI Sumatera Selatan SSEXXIM Trade Expo. Selama dua hari, mereka meninjau fasilitas penampungan, pengolahan, hingga roastery di Pagar Alam dan Dusun Muara Enim.

Di gudang penampungan, calon pembeli memeriksa kualitas green beans (biji kopi mentah), mencakup keseragaman ukuran, hasil sortasi, dan kapasitas pasokan. Seorang anggota rombongan yang berpengalaman di industri kopi Vietnam turut memberikan penilaian terhadap karakter Robusta Semende. Peninjauan ini bertujuan memastikan konsistensi mutu, ketertelusuran produk, dan kesiapan rantai pasok—faktor krusial dalam perdagangan komoditas internasional.

Robi Anugrah Putra menegaskan bahwa transparansi pengelolaan dari hulu hingga hilir menjadi komitmen utama MEC.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kopi Semende dikelola secara profesional, mulai dari petani hingga siap ekspor,” ujarnya.

Ia menilai kunjungan ini sebagai langkah konkret membuktikan daya saing kopi lokal di panggung global sekaligus mendapatkan masukan langsung mengenai standar pasar tujuan.

Ketua Basnom HIPMI Sumsel SSEXXIM Trade Expo, Rafi Muhammad, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku usaha muda, komunitas kopi, dan organisasi pengusaha mampu mempercepat perluasan pasar komoditas unggulan Sumatera Selatan.

“Pengusaha muda lokal kini mampu menjadi pemain utama dalam jaringan perdagangan internasional,” katanya.

Setelah meninjau gudang, rombongan melanjutkan kunjungan ke WD Coffee and Roastery untuk melihat proses penyangraian dan mencicipi produk olahan, termasuk Liberika honey, Robusta pilihan, dan varian khas Semende Sweet. Langkah ini menunjukkan potensi Muara Enim tidak hanya sebagai pemasok biji mentah, tetapi juga pengembang produk bernilai tambah.

Hingga saat ini, kerja sama ekspor masih berada dalam tahap penjajakan. Tahap selanjutnya meliputi pengiriman sampel, penyamaan spesifikasi, negosiasi volume dan harga, sertifikasi, serta kesepakatan logistik. Jika terealisasi, ekspor Kopi Semende berpotensi meningkatkan nilai jual produk dan berdampak positif bagi ekonomi petani serta pelaku usaha kopi di Kabupaten Muara Enim.

Kunjungan ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Kopi Semende sebagai salah satu Robusta unggulan Sumatera dengan karakter unik dan daya saing tinggi di pasar internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *