STOP TAWURAN! Kapolsek Bekasi Barat Gebrak SMK, Ingatkan Konsekuensi Hukum & Masa Depan

BEKASI,dailyindonesia.co – Dalam upaya keras mencegah aksi kekerasan pelajar, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., bersama jajaran turun langsung memberikan pembinaan keras namun edukatif kepada siswa SMK Teratai Putih Global 1 Kayuringin, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai langkah preventif untuk memutus mata rantai kenakalan remaja yang kerap memicu tawuran. Didampingi Kanit Binmas IPTU Samsul Ma’arif dan Bhabinkamtibmas, Kapolsek menegaskan sinyal bahaya kepada seluruh siswa agar sadar hukum.

“Tawuran Bukan Gengsi, Tapi Penghancur Masa Depan”

Di hadapan ratusan siswa, AKP Wahyudi menekankan bahwa tindakan anarkis seperti tawuran bukanlah budaya yang patut dibanggakan. Ia memperingatkan bahwa setiap pelanggaran hukum membawa konsekuensi berat yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan institusi sekolah.

“Tawuran itu bukan jagoan, tapi kebodohan. Itu bisa menghancurkan masa depan kalian. Menjauhlah dari narkoba dan hindari perkelahian, karena hukum berlaku untuk siapa saja,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mendorong siswa untuk berani bersikap kritis. Jika mengetahui ada ajakan tawuran atau tindakan mencurigakan, siswa diwajibkan segera melapor kepada guru atau pihak berwajib demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman.

Fokus Prestasi, Tinggalkan Budaya Kekerasan

Melalui kegiatan ini, Polsek Bekasi Barat ingin menanamkan kesadaran bahwa masa muda sebaiknya diisi dengan prestasi, bukan tindakan kriminal. Para pelajar dimotivasi untuk fokus mengejar cita-cita dan menjaga nama baik almamater.

Langkah ini merupakan bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga generasi muda agar terhindar dari jerat hukum dan tetap berada di jalan yang benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *