BEKASI,dailyindonesia.co– Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al A’raaf, Kecamatan Mustika Jaya, Minggu (01/03). Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah program prioritas terkait kebersihan lingkungan, penanganan sampah, dan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Wali Kota mengapresiasi kebersihan dan penataan Masjid Al A’raaf yang dinilai sangat baik. “Ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa rumah ibadah harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menyatakan komitmen untuk memulai perubahan dari hal mendasar dengan mendorong seluruh sekolah negeri mendeklarasikan diri sebagai sekolah bersih dan bebas sampah. “Kesadaran kebersihan harus dimulai dari diri sendiri, dari rumah, sekolah, hingga tempat ibadah,” tegasnya.
Sebagai solusi konkret atas persoalan sampah, Wali Kota mengumumkan bahwa pada Senin (02/03) akan dilakukan penandatanganan kerja sama pembangunan pembangkit tenaga listrik berbasis pengolahan sampah. “Targetnya awal tahun 2028, satu pabrik pengolahan sampah sudah beroperasi penuh agar sungai-sungai kita tidak lagi hitam dan berbau menyengat,” jelasnya. Pemerintah juga telah menjalin kerja sama dengan pabrik pengolahan sampah lama untuk mengatasi penumpukan sampah secara bertahap.
Dalam bidang kesehatan, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan kanal media sosial resmi Wali Kota sebagai jalur cepat meminta ambulans dalam kondisi darurat. Ia juga menceritakan bagaimana pelayanan rujukan pasien telah diperbaiki setelah sebelumnya ditemukan kasus di mana ambulans RSUD harus membayar hingga Rp2,5 juta untuk merujuk pasien ke RSCM.
Kegiatan Tarling ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan program pemerintah. “Perubahan tidak bisa hanya dari pemerintah. Kita harus memupuk kesadaran dari diri sendiri dan menjadi contoh dalam tindakan nyata,” tutupnya.













