BEKASI,dailyindonesia.co – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara langsung menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang melakukan kunjungan kerja spesial ke RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini bertujuan menjenguk serta memastikan penanganan medis terhadap para korban tragedi tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
Presiden Prabowo Subianto tiba di lobi rumah sakit pada pukul 08.38 WIB, didampingi oleh Teddy Indra Wijaya dan Prasetyo Hadi. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini menjadi bukti nyata perhatian serius pemerintah pusat terhadap musibah yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute Cikarang tersebut.
Dukungan Moril dan Jaminan Pelayanan
Tri Adhianto menegaskan, kehadiran Presiden memberikan semangat dan dukungan moril yang luar biasa bagi para korban yang sedang berjuang menjalani perawatan, sekaligus memastikan seluruh proses penanganan berjalan maksimal.
“Ini adalah bukti perhatian serius negara. Kehadiran Bapak Presiden memberi energi positif bagi korban dan keluarga, sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal,” ujar Tri Adhianto usai menyambut kedatangan Presiden.
Dikatakannya, Pemerintah Kota Bekasi telah bergerak cepat dan sigap sejak detik pertama kejadian. Mulai dari evakuasi di lokasi hingga penanganan medis intensif di sejumlah fasilitas kesehatan terus dipantau ketat.
“Kami menjamin seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik. Koordinasi lintas sektoral terus kami jalin, baik dengan pihak rumah sakit maupun pemerintah pusat, agar tidak ada celah dalam penanganan,” tegasnya.
Kronologi dan Data Terkini
Insiden maut tersebut terjadi akibat benturan keras yang menyebabkan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menabrak dan menembus gerbong terakhir KRL. Gerbong yang merupakan area khusus wanita itu hancur lebur hingga terbelah, menyebabkan sejumlah penumpang terjepit di dalamnya.
Berdasarkan data resmi yang disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, hingga saat ini tercatat 14 orang meninggal dunia yang seluruhnya merupakan penumpang KRL. Sementara itu, 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan kini mendapatkan perawatan intensif di berbagai rumah sakit rujukan, antara lain RSUD Kota Bekasi, RS Mitra Timur, RS Bella, RS Mekar Sari, dan RS Bhakti Kartini.
Di sisi lain, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi dengan aman.
Komitmen Pendampingan
Di akhir keterangannya, Tri Adhianto menyampaikan duka cita mendalam dan belasungkawa yang tulus kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian mereka. Pemerintah Kota Bekasi berjanji akan terus hadir, mendampingi keluarga korban, dan memastikan seluruh proses hukum serta pemulihan berjalan dengan layak dan penuh tanggung jawab,” pungkas Wali Kota Bekasi tersebut.













