GEBRAKAN PLT BUPATI BEKASI ASEP SURYA ATMAJA: TATA PASAR TUMPAH SAMPAI PELAYANAN GRATIS, BUKAN SEKADAR JANJI!

KABUPATEN BEKASI,dailyindonesia.co– dr. Asep Surya Atmaja, dokter sekaligus politikus kelahiran Bekasi, 22 Juni 1976, kini menjadi sorotan utama. Sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Bekasi pada 20 Februari 2025 dan kemudian ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi per 20 Desember 2025, ia langsung menunjukkan kinerja yang luar biasa.

Budiarta, sosok yang akrab dengan perjalanan karier Asep, memuji bahwa gebrakan yang dilakukan Plt Bupati jauh melampaui apa yang pernah dilakukan oleh kepala daerah sebelumnya. Salah satu bukti nyata adalah penataan Pasar Tumpah Lampu Merah SGC yang dipindahkan ke Pasar Ramayana Lama Cikarang. Tak berhenti di situ, Pasar Bojong yang berada di perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang pun kini sedang dalam proses penataan, semua demi mewujudkan visi “Bekasi Bangkit Maju Sejahtera”.


 

Selain urusan pasar, Asep juga menghadirkan terobosan besar dalam pelayanan publik: pelayanan satu pintu yang gratis tanpa dipungut biaya. Inovasi ini tentu sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan, mulai dari perizinan hingga layanan lainnya.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pelayanan, Asep juga sangat peduli pada sinergi dengan media. Hal ini terlihat saat ia menggelar acara Buka Bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Insan Pers dengan tema “Bangun Sinergitas Wujudkan Komunikasi Publik yang Positif” di Gedung Graha Pariwisata, Desa Sertajaya, Cikarang Timur, Kamis (12/03/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa media adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan. “Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendirian, butuh kerja sama seluruh elemen, termasuk insan pers,” tegasnya.

Di balik jabatan dan kinerjanya yang gemilang, sosok Asep Surya Atmaja ternyata memiliki latar belakang yang kaya. Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi, dikenal sebagai Aktivis Trisakti 1998, dan juga seorang pencinta mobil jadul yang tetap menjalani gaya hidup sederhana.

Budiarta, yang mengenal Asep sejak awal karier politiknya di Partai Golkar—mulai dari anggota DPRD hingga mencalonkan diri sebagai ketua DPD Golkar Bekasi—mengungkapkan karakter asli sang Plt Bupati. Menurutnya, Asep adalah pribadi yang jujur, teliti (karena latar belakangnya sebagai dokter), loyal, dan suka berbagi. Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilakukan: membohonginya. “Kalau ditipu, beliau pasti akan marah dan kapok,” tutup Budiarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *