KOMITMEN MUTU AKADEMIK: Magister Hukum UMT Gelar Sidang Proposal, Lahirkan Pemikiran Kritis & Solutif

JAKARTA, dailyindonesia.co – Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pusat pengembangan ilmu hukum yang unggul. Melalui pelaksanaan sidang proposal tesis periode terbaru yang digelar di Gedung Kampus UMT, Senin (28/04/2026), kampus ini menegaskan komitmen kuat dalam mencetak lulusan yang tidak hanya berkompeten, tetapi juga responsif terhadap dinamika hukum nasional.

Sidang proposal bukan sekadar prosedur administratif, melainkan wadah strategis untuk menguji ketajaman berpikir, kedalaman analisis, serta relevansi penelitian sebelum mahasiswa melangkah ke tahap penyusunan tesis secara penuh.


 

Didukung oleh status akreditasi yang diraih dari BAN-PT serta kepercayaan masyarakat luas, UMT terus menjaga standar kualitas tertinggi. Mulai dari kurikulum yang adaptif, fasilitas modern, hingga didukung oleh dosen-dosen yang merupakan akademisi dan praktisi hukum berpengalaman, menjadi jaminan mutu pendidikan di kampus ini.

Tim Penguji Kompeten

Dalam kesempatan tersebut, hadir tim penguji yang terdiri dari pakar hukum ternama, yakni Dr. FX. Suyud Margono, S.H., M.Hum., FCIArb., Mardiman Sane, S.H., M.H., serta Dr. Appe Hutauruk, S.H., M.H.

Para mahasiswa mempresentasikan beragam topik penelitian yang sangat strategis, mencakup hukum bisnis, konstitusi, pidana, hingga perdata yang disesuaikan dengan isu aktual dan tantangan kebijakan negara.

Membangun Karakter Akademik yang Tangguh

Dekan Fakultas Hukum UMT, Dr. FX. Suyud Margono, menegaskan bahwa sidang ini adalah momentum krusial dalam pembentukan karakter ilmiah mahasiswa.

“Sidang proposal bukan hanya evaluasi, melainkan sarana mengasah daya kritis dan kemampuan analitis dalam merespons persoalan hukum yang berkembang. Kami menuntut penelitian yang berkualitas, relevan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu hukum,” tegasnya.

Proses diskusi berjalan sangat interaktif dan mendalam. Tim penguji memberikan masukan yang konstruktif, mulai dari penyempurnaan rumusan masalah, penguatan landasan teori, hingga ketepatan metode penelitian demi menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi.

Suasana Hangat, Standar Tetap Tegas

Salah satu dosen pembimbing, Mardiman Sane, dikenal dengan gaya komunikasi yang luwes dan suka bergurau mencairkan suasana, namun di balik itu ia sangat tegas dan disiplin dalam membimbing mahasiswa agar hasil penelitian maksimal.

Di sisi lain, Dr. Appe Hutauruk—yang akrab disapa Pak Appe dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP DPN Peradi—menyampaikan bahwa mahasiswa yang dinyatakan lulus akan segera melanjutkan riset, sementara yang perlu perbaikan diberi kesempatan menyempurnakan proposal.

Dikenal dengan pribadinya yang murah senyum namun berwibawa, Pak Appe menekankan pentingnya ketelitian dan kedalaman kajian dalam setiap karya ilmiah.

Penutup yang Menginspirasi

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa UMT terus berupaya melahirkan ahli hukum yang siap berkiprah dan membangun bangsa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang hangat antara seluruh mahasiswa pascasarjana, Dekan, dan seluruh dosen penguji sebagai dokumentasi perjalanan akademik mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *