Palembang,dailyindonesia.co – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menekankan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Sumatera Selatan, Rabu (18/2/2026).

Upacara dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta seluruh personel yang terdiri dari Pamen, Pama, Bintara, Tamtama, dan ASN Polri Polda Sumsel. Acara berlangsung tertib dan khidmat dengan rangkaian kegiatan menyanyikan Mars Polri—lagu yang diciptakan Engelberth F Ngutra dan menjadi semangat personel dalam menjalankan tugas—pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pengucapan Tribrata (tiga asas kewajiban kepolisian) dan Catur Prasetya, pembacaan Panca Prasetya Korpri, hingga ditutup dengan lagu Andhika Bhayangkara.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Hari Kesadaran Nasional sendiri ditetapkan melalui Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1981 dan dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan dengan tujuan meningkatkan rasa nasionalisme, memperkuat disiplin dan tanggung jawab aparatur, serta meningkatkan pengabdian bagi masyarakat.
“Kita harus ingat bahwa ‘juragan’ kita adalah masyarakat,” tegas Irjen Sandi Nugroho.
Ia menambahkan bahwa tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan berintegritas. Pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan, tetapi juga dari sikap empati serta kemampuan membangun kepercayaan publik. Oleh sebab itu, seluruh jajaran Polda Sumsel diminta terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lebih jauh, Kapolda menekankan pentingnya komunikasi efektif dan kehadiran anggota di tengah masyarakat sebagai bagian dari strategi preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini sejalan dengan Commander Wish 2026 yang sebelumnya disampaikannya, yang fokus pada stabilitas ekonomi dan dukungan terhadap program strategis pemerintah.
“Mari kita tingkatkan komunikasi, responsivitas, serta kehadiran yang humanis di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Sriwijaya,” ujar Kapolda.
Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional ini, Kapolda berharap seluruh personel Polda Sumsel semakin memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.













