Bekasi, dailyindonesia.co – Hebohnya kasus dugaan bensin bercampur air di SPBU Rest Area Km 42 Jalan Tol Jakarta-Cikampek baru-baru ini masih terngiang di telinga masyarakat, namun kali ini giliran Kota Bekasi yang tengah dihebohkan dengan kasus serupa, yakni bensin yang tercampur dengan air di SPBU Pertamina 34 – 17106.
Dalam satu hari terakhir, puluhan pengendara motor dan mobil dilaporkan mengalami masalah setelah mengisi bensin di SPBU tersebut. Kasus tercampurnya bensin dengan air ini tentu merugikan para pemilik kendaraan, mengingat dapat merusak mesin motor dan mobil.
Salah seorang pengendara motor yang menjadi korban mengungkapkan, “Saya mengisi malam sekitar jam 21.30, setelah mengisi bensin tersebut di pertengahan jalan motor saya tiba-tiba mati mendadak dan tidak bisa hidup kembali. Saya meminta bantuan orang di sekitar untuk mengecek motor saya, dan ternyata motor saya bensinnya tercampur dengan air.”
Kasus ini pertama kali diketahui saat beberapa pengendara motor mengalami mogok setelah mengisi bensin di SPBU tersebut, yang terletak di Jalan Insinyur H. Juanda Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Pihak SPBU diduga mendapatkan kiriman bensin tak layak tersebut dari PT Pertamina (Persero). Namun, ketika tim media mencoba mengkonfirmasi kepada Pengawas SPBU yang bernama Supriyanto, ia enggan memberikan keterangan dengan alasan bukan tanggung jawabnya untuk hal ini.
Masyarakat Kota Bekasi diminta untuk berhati-hati dan memeriksa lokasi penemuan kasus bensin tercampur air di SPBU tersebut. Perwakilan dari PT Pertamina (Persero) juga diharapkan segera mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini demi keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas bahan bakar yang disediakan di SPBU.
Sementara itu, pihak terkait diminta untuk menyelidiki lebih lanjut kasus ini dan mengambil tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kota Bekasi.













