Minim Empati di Tengah Duka Bencana Nasional,Istri bupati dan istri Kapolres Bekasi, Viral Joget di mediasosial makan Sop

​BEKASI,dailyindonesia.co– Sebuah unggahan video di platform media sosial TikTok kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Video tersebut memperlihatkan momen kebersamaan yang melibatkan figur publik penting, yakni Istri Bupati Bekasi dan Istri Kapolres Bekasi, yang tampak sedang menikmati suasana di sebuah rumah makan bernama “Sop Mamih Darmi”.Kamis (18/12/25).

​Dalam video yang beredar akun media sosial tiktok Putra Maya, para istri pejabat tersebut terlihat bersuka cita dan melakukan gerakan “joget” bersama di tengah jamuan makan. Hal ini memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan, terutama karena momen tersebut bertepatan dengan situasi duka yang sedang menyelimuti beberapa wilayah di Indonesia.


 

​Kontras dengan Bencana Nasional

Sebagaimana diketahui, saat ini saudara-saudara kita di wilayah Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh sedang berjuang menghadapi bencana alam hebat, mulai dari banjir bandang hingga tanah longsor yang menelan korban jiwa dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

​Kesenjangan perilaku antara pejabat publik yang tampak “berpesta” dengan realitas penderitaan rakyat di daerah lain ini dinilai sebagai bentuk ketidakpekaan sosial.

​Sebagai representasi keluarga pejabat negara di tingkat daerah, para pejabat dan keluarganya seharusnya mampu menunjukkan rasa solidaritas dan empati nasional, meskipun bencana tersebut tidak terjadi langsung di wilayah administrasi mereka,dilansir dari LORONGNEWS.id .

​Sangat disayangkan, di saat bendera setengah tiang kemanusiaan sedang berkibar di Sumut, Sumbar, dan Aceh, istri pejabat kita di Bekasi justru mempertontonkan kemeriahan yang tidak pada tempatnya di ruang publik digital.

​Desakan Klarifikasi

Publik mendesak adanya klarifikasi agar tidak terjadi kegaduhan yang lebih luas, serta mengingatkan para pejabat untuk lebih bijak dalam menunjukkan aktivitas pribadi di media sosial, terutama di masa-masa sulit bagi bangsa.

​Persatuan wartawan dan insan pers akan terus mengawal isu ini demi tegaknya etika kepemimpinan yang berlandaskan kemanusiaan dan keadilan sosial.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *