Bekasi,dailyindonesia.co–
Merayakan hari ulang tahunnya ke-47 tepat bersamaan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia, Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Haji Umar Key Ohoitenan, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan kegembiraannya atas hidup yang Allah telah berikan kepadanya.
Umar merasa bahagia dengan para istri dan anak-anak yang dimilikinya, keluarga besar Ohoitenan, keluarga besar FPMM, para habib, ustad, rekan bisnis, pejabat pemerintah, sesama ormas, kenalan, dan warga seputar Binalindung, Bekasi.
Hal itu terlihat dari kehadiran semua pihak yang ikut hadir dan mendoakan Umar Key Ohoitenan di hari bahagia itu. Sebagaimana yang diketahui publik dari sosok Umar, bahwa Umar merupakan pribadi yang memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi kepada sesama yang lemah, miskin, dan sangat membutuhkan bantuan.
Maka, pada perayaan ulang tahun ke-47 itu Umar memberikan bantuan kepada 700 anak yatim, yang berada di beberapa tempat. Sementara yang hadir dalam acara di Binalindung pada Minggu (17/8/2025) berjumlah 300 anak yatim. Momen pemberian bantuan kepada anak yatim ini merupakan momen yang selalu membuat hati Umar bergetar.
Umar memiliki pemahaman tersendiri terhadap anak yatim. Sosok anak yatim menggambarkan sesama manusia yang perlu dibantu karena mereka hidup dalam kekurangan dan kesusahan.
Pada sosok anak-anak yatim pula Umar ingat pada Nabi Muhammad yang memerintahkan kepada setiap umat Muslim untuk peduli sosial dan membantu mereka. Maka tindakan menyayangi anak yatim adalah sebuah tindakan iman pada Allah SWT.
Dengan rasa gembira yang dibalut senyum yang tulus, Haji Umar Key Ohoitenan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak-anak itu. Dengan senyum dan hati yang penuh terima kasih pula anak-anak itu menerima bantuan dari Haji Umar. Itulah momen yang sangat mengharukan hati mereka dan hati Umar.
Sudah lama Umar menjadi donatur tetap pada beberapa panti asuhan. Dengan keterlibatan ini Umar berharap anak-anak itu kelak menjadi seorang Muslim yang baik dan berguna bagi masyarakat.
Kegiatan perayaan ulang tahun ke-47 Ketua Umum DPP FPMM itu tentu saja ikut diwarnai oleh kegiatan masyarakat Indonesia dalam merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia, sehingga panitia kecil dari FPMM juga menggelar beberapa mata lomba seperti yang dilakukan di tengah masyarakat pada tingkat RT dan RW di seluruh Indonesia.
Umar tak kalah gesit terlibat dalam lomba kecil-kecilan di kompleks Masjid Ar-Romlah dan tempat kediaman Umar. Umar ikut aktif meramaikan. Pada lomba lari karung, misalnya, Umar berhasil meraih juara pertama, setelah meninggalkan kawan-kawannya. Memasuki garis finis, kemenangan Umar itu disambut aplaus dari penonton. Umar yang bertubuh atletis itu memperlihatkan betapa dia tetap menjaga kesehatan fisik, kesehatan psikologis, dan kesehatan spiritualnya dengan baik.
Di akhir acara, panitia menggelar acara “makan patita”, yakni makan bersama ala tradisi budaya Maluku. Tradisi “makan patita” biasanya digelar dalam sebuah hajatan yang melibatkan orang banyak dan bertujuan mengakrabkan persaudaraan dan kebersamaan. Dalam makan bersama ini panitia menyiapkan 2.000 ekor ikan, yang didatangkan dari Kepulauan Kei, Maluku Tenggara. Ikan-ikan itu dibakar dan disantap ramai-ramai. Juga disediakan sate kambing dan jagung bakar. Hadir pula pada acara ini Kapospol Jatiwaringin Aiptu Wawan Kuswanto.
Tak lupa para istri dan anak-anak Umar mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir dan mendoakan suami dan ayah mereka, Haji Umar Key Ohoitenan. Pada beberapa kesempatan saat diwawancarai awak media, Umar mengatakan kelurganya menjadi kekuatan bagi dirinya dalam bekerja, berbisnis, dan melakukan kegiatan-kegiatan kepedulian sosial bagi sesama.













