Pesan Chat Whatshap Oknum Anggota Paminal yang sangat perhatian,diduga memicu Konflik Perceraian Rumah Tangga Yayan dan Lulu

Cikarang,dailyindonesia.co–Seorang mantan Ibu bhayangkari Polsek sukatani Polres Metro Bekasi Lulu (mantan istri dari kanit Reskrim Polsek Sukatani  IPDA Yayan) saat ditemui dirumah kakaknya di sukatani pada rabu (26/03/2025) mengatakan bahwa awal hancurnya rumah tangganya dengan IPDA Yayan diduga bermula dari chat pesan whattsap dari Seorang Oknum anggota Paminal Polres Metro Bekasi Awang, Lulu mengungkapkan konflik yang terjadi dalam rumah tangganya yang berujung pada perceraian. Saat ini, Lulu sedang hamil besar dan berada dalam kondisi yang sangat Prihatin dengan kasus yang menimpa Rumah tangganya.

Singakat Cerita Lulu menjelaskan bahwa masalah dalam rumah tangganya dimulai setelah ia melaporkan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya. Ia melaporkan kasus tersebut ke Paminal Polres Metro Bekasi.


 

“Saya dipukul,dijambak ,diseret sama yayan setelah melihat isi chat awang ke saya ,ditambah ada bahasa dari pak awang yang telp bertiga antara pak awang ,pak badrun ,dan yayan (memakai hp saya ,tapi yang pegang Hp saya pak yayan)

“Pada waktu itu saya dan yayan berpisah selama kurang lebih 6 bulan ,karena anak saya sakit jadi yayan nenggokin anak saya ke rumah ,Pas pak awang telp saya,ada bahasa pak awang di telp gruop itu :emang kenapa kalau saya suka ama lulu ya bang,khan lulu udah cerai ama lakinya ,lagian lulu masih muda dan cantik . “ucap lulu menirukan ucapan saat telp whatshap bertiga.

Masih sambung lulu ,awalnya saya bisa kenal pak awang karena bermula suami saya di laporin sama seseorang  sebut aja B (inisial) dugaan perselingkuhan ,Nah yang menangani pak awang  di paminal Polres ,otomatis dong saya di panggil ke polres untuk dimintai keterangan ,dari situ secara otomatis pak awang punya no wa saya dong.

“Memang pak awang suka telp dan WA saya,contoh seperti:Lulu lagi ngapaian ,lulu udah makan gitu gitu”,nah ini pas yang buka yayan HP saya, Terangnya”.

Awang seorang panit paminal Polres metro bekasi yang diduga ada kedekatan dengan lulu dan sekaligus yang di laporkan oleh yayan. Seiring waktu, komunikasi antara Ibu Lulu dan Pa Awang melalui WhatsApp diduga menjadi sumber kecurigaan bagi suaminya, yang merupakan anggota Kanit Reskrim Polsek Sukatani.

“Laporan ini sudah saya buat pada tahun 2022, namun baru ditindaklanjuti pada tahun 2024. Suami saya melaporkan Pa Awang ke Propam atas dugaan Perselingkuhan dengan adanya kedekatan saya dan pa Awang  padahal bukti percakapan kami tidak menunjukkan hal yang mencurigakan,” ujar  Lulu.

Di tempat terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sukatani, Yayan, saat dikonfirmasi team media melalui telepon dan Whatshap kamis (27/03/2025)  mengarahkan Untuk ketemu dengan Anggotanya yang lagi piket, Rusdi(kodok) Selaku katim membenarkan  bahwa konflik rumah tangga atasannya memang ada, terkait dugaan kedekatan Ibu Lulu dengan Pa Awang.

“Maaf ya bang,Sebelumnya saya minta maaf karena saya sudah diamanahkan dengan pak kanit untuk menemui abang,jadi memang benar dan saya tau persis kasus yang menimpa pak kanit karena saya yang mendampingi pak kanit saat pak kanit mengantar surat ke rumah ,bu lulu malah merobek surat itu lalu pak kanit di guyur masih pakai baju seragam ,tapi kasus ini khan sudah ditanggani pihak paminal Polres ,seharusnya pak Awang memberikan contoh yang baik bagi anggota lainnya”Terang Rusdi di mapolsek sukatani pada kamis(27/03/2025) kepada team media.

Paminal dan Propam adalah benteng terakhir untuk mencari keadilan bagi siapapun yang mengalami masalah serupa,
Kasus ini menyoroti pentingnya profesionalisme dan etika dalam penanganan kasus-kasus sensitif.  agar pihak kepolisian dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *