BLITAR,dailyindonesia.co – Pemilihan kepala daerah di Indonesia pada tahun 2024 digelar secara serentak untuk daerah-daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025. Sistem pemilihan kepala daerah secara serentak pada tahun 2024 merupakan yang kelima kalinya diselenggarakan di Indonesia, serta merupakan yang pertama kalinya melibatkan seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia, terkecuali provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang gubernurnya tidak dipilih. Begitu juga terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang bupati dan wali kotanya ditunjuk oleh Gubernur. Pelaksanaan pemungutan suara direncanakan digelar secara serentak pada 27 November 2024. Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 sebanyak 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.
Setiap warga Negara yang telah memenuhi syarat untuk mencalonkan diri di Pilkada Serentak 2024 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, dapat mendaftarkan dirinya sebagai calon Bupati atau wakil bupati. Hal inilah yang mendorong Sutrisno untuk siap maju dalam pilkada kabupaten Blitar tahun 2024.
Semangat dalam memajukan Kabupaten Blitar, Sutrisno siap maju untuk mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Blitar tahun 2024 sebagai Calon Bupati Blitar.
Optimisme Sutrisno diwujudkan dengan pengambilan formulir di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan pada Senin (06/05/24).
Kepada awak media, Sutrisno menjelaskan motivasinya mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Blitar yaitu mensejahterakan masyarakat secara merata selalui ekonomi yang pro pada rakyat.
“Motivasi saya dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Blitar untuk mensejahterakan masyarakat secara merata melalui perekonomian yang pro pada rakyat, pembangunan infrastruktur yang merata agar perekonomian dapat semakin berkembang” Terangnya.
Ia yang berlatar belakang sebagai Jurnalis dan juga pimpinan perusahaan media sering mendengar dan melihat ada banyak keluhan masyarakat dalam hal pelayanan masyarakat di kabupaten Blitar saat ini
“Banyak infrastruktur di Kabupaten Blitar yang saat ini rusak dan belum juga ada tindakan dari pihak terkait yang terkesan menimbulkan kesenjangan sosial maka dari itu saya mengajak tokoh masyarakat untuk maju bersama memajukan Kabupaten Blitar” Lanjutnya.
Sutrisno juga berharap dapat menciptakan Kabupaten Blitar yang Damai dan Sejahtera.”Saya juga akan memperhatikan nasib para jurnalis dan bekerja sama dengan para LSM supaya bersinergi karena background nya sebagai jurnalis
” Saya ingin publikasi media kembali pada setiap OPD supaya diketahui progresnya oleh masyarakat agar dapat terkontrol sehingga dapat menciptakan suasananya masyarakat yang damai dan sejahtera” Ujarnya.(Tim)













