Kolaborasi DP3A-YR KOBRA Bekasi: Tanamkan Kesadaran Sejak Dini, Pelajar BERSINAR Berani Tolak Narkoba

KEDUNGWARINGIN,Dailyindonesia.co — Upaya pencegahan dini bahaya narkoba di kalangan generasi muda terus diperkuat. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi bersama LKS-LRKM YR KOBRA Bekasi menggelar kegiatan psikoedukasi di SMPN 01 Kedung Waringin, Senin (12/10/2026). Mengusung tema “Kolaborasi Hebat Wujudkan Generasi Kuat”, kegiatan ini mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan tegas menolak narkoba melalui kampanye BERSINAR — Berani Tolak, Katakan Tidak pada Narkoba.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas DP3A Kabupaten Bekasi, Hj. Titin Fatimah, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa anak-anak adalah aset masa depan bangsa yang wajib dilindungi dari segala bentuk ancaman, termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Anak-anakku, kalian harus menjadi pelajar yang hebat, sehat, dan berprestasi. Jangan pernah coba-coba narkoba, masa depan kalian masih panjang. Ingat selalu pesan BERSINAR: Berani Tolak dan Katakan Tidak pada Narkoba. DP3A hadir untuk melindungi kalian,” ujar Hj. Titin Fatimah.

Materi inti disampaikan oleh Ketua sekaligus Konselor Adiksi YR KOBRA Bekasi, Ratnoto, S.H. Dengan gaya bahasa yang dekat dengan dunia remaja, ia membongkar fakta bahaya narkoba sekaligus melatih cara menolak ajakan yang menjerumuskan secara tegas.

“Narkoba itu awalnya gratis, setelah ketagihan nyawa yang menjadi taruhannya. Belajarlah menolak dengan tegas, dan tinggalkan lingkungan yang berbahaya. Jangan takut dibilang tidak gaul — justru yang berani berkata TIDAK pada narkoba itulah yang sesungguhnya berprestasi dan layak dibanggakan,” tegas Ratnoto.

Sementara itu, Ketua Tim Pelembagaan Layanan Kualitas Keluarga DP3A Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Puspaga Pusaka, Heru Sugiyono, SE, M.Si., menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, pendekatan psikoedukasi yang dilakukan YR KOBRA sangat aplikatif dan menyentuh sisi psikologis peserta didik.

“Model kolaborasi seperti ini patut direplikasi di sekolah-sekolah lain. Peran LKS-LRKM YR KOBRA sangat membantu kami dalam menyampaikan pesan pencegahan dengan cara yang mudah diterima anak-anak. Kami akan terus mendorong program BERSINAR agar Kabupaten Bekasi benar-benar melahirkan generasi kuat yang layak anak,” ungkap Heru Sugiyono.

Kepala SMPN 01 Kedung Waringin turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di sekolahnya. Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan Ikrar Pelajar BERSINAR yang dipandu langsung oleh Ratnoto, S.H., dan sesi foto bersama seluruh pihak yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *