Trenggalek, dailyindonesia.co – Dalam rangka menjalankan agenda silaturahmi dan mendekatkan diri kepada konstituennya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Mas Ibas, putra mantan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melakukan kunjungan politik ke wilayah Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Selasa (30/1/2024). Ribuan warga turut memadati ‘rest area’ Desa Gemaharjo untuk menyambut politikus muda tersebut.
Kedatangan Mas Ibas disambut meriah dengan atraksi ratusan barongan dan kesenian jaranan di wilayah Watulimo. Di hadapan kerumunan warga yang memenuhi rest area Desa Gemaharjo, Mas Ibas memberikan pidato yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kondusifitas wilayah, terutama mengingat dinamika politik yang semakin intens menjelang pemilu.
“Pemungutan suara sudah semakin dekat, jadi diharapkan seluruh masyarakat tetap bersama-sama dalam menjaga kerukunan dan kondusifitas wilayah,” kata Mas Ibas dengan ramah.
Politikus muda tersebut juga menekankan bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal biasa, namun tidak boleh sampai mempengaruhi atau merusak hubungan antarwarga. Ia mengajak untuk tetap menjaga kebersamaan meski di tengah perbedaan pandangan politik.
“Kita ingin proses pemilu tetap berjalan baik dan lancar. Jadi, jangan sampai karena perbedaan menjadikan perselisihan,” tambahnya.
Mas Ibas juga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai kunci utama pembangunan bangsa.
“Kita mau pendidikan semakin baik dan berkualitas karena pendidikan adalah kunci pembangunan bangsa. Jangan sampai anak-anak dibiarkan putus sekolah,” ungkapnya.
Selain itu, Mas Ibas berkomitmen untuk menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan aksesibilitas fasilitas kesehatan, dan memastikan pembangunan merata tidak hanya di kota besar. Ia juga menyoroti pentingnya memberikan pekerjaan yang layak kepada para pemuda untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Dukungan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga menjadi fokusnya agar lebih maju sebagai penopang ekonomi keluarga.
“Dibidang seni budaya, kita perlu dukungan pemerintah agar bisa menjadi kebanggaan dan diakui hingga tingkat dunia. Salah satunya kesenian jaranan ini, mari jadikan Trenggalek sebagai contoh penjaga budaya level internasional,” ajak Mas Ibas.
Tidak lupa, Mas Ibas mengajak masyarakat Trenggalek untuk memberikan suara kepada pemimpin yang mampu mengayomi dan mensejahterakan. Ia memastikan bahwa Partai Demokrat akan terus mendukung program-program yang berjalan baik demi kesejahteraan masyarakat. Pada akhir pidatonya, Mas Ibas berharap agar usaha-usaha tersebut mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Partai Demokrat akan memastikan ibu-ibu serta emak-emak mampu membeli keperluan rumah tangga dengan harga lebih murah demi kesejahteraan bersama termasuk di Kabupaten Trenggalek. Rakyat tak boleh susah, harus makin sejahtera, semoga semua usaha-usaha kita mendapat ridho dari Allah SWT,” tutupnya.













