Trenggalek, dailyindonesia.co – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek, tepatnya di area pemajakan Gunung Cilik, Desa Sumberejo, Kecamatan Durenan. Peristiwa kebakaran ini diperkirakan terjadi pada pukul 11.00 WIB dan dengan cepat ditangani oleh petugas gabungan yang melibatkan Polsek, Koramil, BPBD, Damkar, serta warga setempat.
Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikartya, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Durenan, AKP Sunawir, S.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya segera mengerahkan personel begitu menerima laporan kebakaran. “Petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api menyebar lebih luas,” ujar AKP Sunawir.
Berbagai metode pemadaman digunakan, seperti gepyok dan pembuatan sekat bakar untuk membatasi penyebaran api, serta penyemprotan air dari mobil pemadam kebakaran (Damkar). “Semua bekerja keras untuk memadamkan api, dan berkat kerja sama tim yang solid, api bisa dikendalikan dalam waktu sekitar dua jam,” tambahnya.
Pada pukul 13.00 WIB, kebakaran dinyatakan berhasil dipadamkan. Namun, petugas tetap memantau lokasi untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali. “Kami tidak langsung meninggalkan lokasi dan terus memantau untuk memastikan situasi benar-benar aman,” imbuhnya.
AKP Sunawir juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan Karhutla ini. Menurutnya, sinergi antara berbagai pihak merupakan kunci keberhasilan penanganan kebakaran hutan di wilayah Trenggalek.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama selama musim kemarau panjang. Diharapkan masyarakat tidak membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan, terutama bagi warga yang tinggal di dekat kawasan hutan. “Jika terjadi kebakaran hutan, segera laporkan kepada aparat setempat atau kantor polisi terdekat agar dapat segera ditangani,” tutupnya.













