Polres Trenggalek Gelar Apel Pasukan Untuk Operasi Ketupat Semeru 2024

Trenggalek, dailyindonesia.co – Kepolisian Resort Trenggalek menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat Semeru 2024. Apel ini diikuti oleh ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Bupati Trenggalek H. M. Nur Arifin bersama Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si. dan Dandim 0806 Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A. bertindak sebagai pimpinan apel.


 

Dalam sambutan yang dibacakan oleh pimpinan apel, Kapolri menegaskan bahwa potensi pergerakan masyarakat pada tahun ini diperkirakan mencapai 193,6 juta orang, meningkat 56,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk menghadapi tantangan ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2024, melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024.

Bupati Trenggalek menyampaikan pesan kepada seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan keselamatan, serta berharap bahwa pelaksanaan operasi ini menjadi ladang ibadah bagi semua yang terlibat.

“Pesan saya, jaga kesehatan, jaga keselamatan. Semoga apa yang kita laksanakan menjadi ladang ibadah buat kita semua.” Ujar Bupati Trenggalek

AKBP Gathut menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024, serta sebagai komitmen sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam mengamankan mudik dan perayaan Idul Fitri 1445 H.

Operasi ini akan fokus pada pengamanan tempat ibadah, lokasi wisata, jalur mudik, dan perayaan Idul Fitri. Sebanyak 356 orang, termasuk anggota Polri, TNI, dan berbagai pihak terkait lainnya, akan terlibat dalam mendukung operasi ini.

Selain itu, dalam rangka menjaga keamanan, masyarakat dihimbau untuk tidak menerbangkan balon udara karena dapat menimbulkan kebakaran, gangguan instalasi listrik, dan bahaya pada lalu lintas udara.

Turut hadir dalam apel tersebut berbagai tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan, termasuk Kajari Trenggalek, Ketua Pengadilan Negeri Trenggalek, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait lainnya.

Diharapkan, dengan berbagai upaya yang dilakukan, pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024 dapat berjalan dengan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan meriah, serta mempererat silaturahmi dan kesatuan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *