Trenggalek, dailyindonesia.co – Komisi IV DPRD Trenggalek, di bawah kepemimpinan Sukarudin, mengambil langkah proaktif dengan mengundang Organisasi Mitra Kerja (OPD) untuk melakukan asistensi guna memastikan persiapan dan pemantapan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 berjalan optimal.
Ia menjelaskan bahwa OPD mitra Komisi IV, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Dr. Soedomo, dan Rumah Sakit Panggul, diundang untuk membahas langkah-langkah konkret yang dapat diambil dalam pelaksanaan APBD tahun 2024.
Dalam pembahasan dengan Dinas Kesehatan, Komisi IV menyoroti kebutuhan untuk menganggarkan pembangunan gudang obat. Sukarudin menekankan bahwa kondisi gudang obat yang terbatas saat ini menghambat proses pengisian obat dan mengakibatkan keterbatasan dalam belanja stok maksimal.
“Kami berencana membangun gudang obat di tahun 2024 untuk mengatasi kendala ini,” ujarnya. Rabu (28/2/2023).
Sementara itu, pada pertemuan dengan Dinas Pendidikan, Komisi IV membahas anggaran sebesar 1 miliar lebih yang telah dialokasikan untuk pembangunan masjid di GOR Gajah Putih. Sukarudin menyoroti pentingnya mengetahui rencana pelaksanaan lelang dan tahapan yang telah dilakukan untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana.
Sukarudin juga mencatat bahwa di RSUD Dr. Soedomo dan Rumah Sakit Panggul, semua kegiatan dapat diselesaikan pada tahun ini, tanpa menimbulkan kendala yang berarti. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
Langkah-langkah konkret yang diambil oleh Komisi IV ini mencerminkan komitmen mereka untuk memastikan penggunaan APBD tahun 2024 secara optimal, dengan melibatkan OPD mitra sebagai leading sector dalam penyusunan dan pemantapan rencana kegiatan. Dengan demikian, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan, sejalan dengan komitmen DPRD Trenggalek untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan daerah.













